<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d7085352943394720033\x26blogName\x3dYoga+Ailala\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_HOSTED\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://www.yoga.web.id/search\x26blogLocale\x3den\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://www.yoga.web.id/\x26vt\x3d203247384878346064', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Banner

Kasus Prita dan Ipad, Salah Siapa ?

Monday, July 18, 2011

Masih ingat dengan kasus Prita yang bernama lengkap Prita Mulyasari, dimana mula awalnya dia berobat ke salah satu rumah sakit yaitu RS Omni International tapi karena tidak berujung sembuh dan ada kesalahan pengobatan maka dia pindah ke rumah sakit yang lain dan sembuh. Setelah itu Prita berkeluh kesah atas layanan yang di dapatnya saat di RS Omni Intenational di kalangan pribadinya, tapi kemudian tersebar luas dan RS yang bersangkutan juga ada Dokter yang menuntut atas Prita mengatasnamakan pencemaran nama baik.

Lalu banyak info dengan komentar" yang mendukung Prita dan sempat ada pengumpulan coin recehan "duit" untuk Prita yang sebagai bentuk jawaban atas tuntutan RS. Kasus inipun sudah lama menghilang yaitu sejak Desember 2009 dan di kira sudah selesai, tapi ternyata masih berkelanjutan.

Lalu baru" ini di hebohkan dengan kasus penjualan iPad oleh perorangan yang di pasarkan atau di jual melalui salah satu forum yaitu kaskus.us. Pada kasus ini melibatkan Dian Yudha Negara (42) dan Randy Lester Samu-Samu (29), Singkat cerita Randy dan Dian jual barang iPad, lalu ada yang berminat yang ternyata tindakan penjebakan yang di lakukan oleh salah satu anggota polda, lalu Randy dan Dian dinyatakan melanggar UU setelah itu di tangkap.

Nah dalam Kasus Prita dan Ipad inilah ramai di bicarakan dan mengisi berbagai media informasi baik digital maupun analog. Karena disini banyak keganjalan dan tanda tanya dari berbagai sudut cara pandang, bukan hanya kaum awam tapi kalangan intelektualpun melakukan perdebatan yang sengit. Sepertinya ada tindakan saling menyalahkan dan tidak mau di salahkan... seakan" semua benar semua.
Salah satu program TV yaitu Jakarta Lawyers Club, kebetulan baru semalam Yoga tonton pada tengah malam, menjadi sebuah hiburan tersendiri karena disitu ada anggota DPR, Pengacara, Ahli Hukum, Kejaksaan, Perancang UU ITE dll. Di acara itu orang" cerdas dan mengerti di bidangnya saling mengutarakan pendapat dan memperdepatkan siapa yang salah dalam kasus Prita dan iPad.
So Kasus Prita dan Ipad, Salah Siapa ?

Dari pada niat baik untuk membuat coretan yang tujuannya baik yaitu berbagai informasi tapi nantinya jadi kasus seperti Prita dan iPad, mending langsung simak saja video Jakarta Lawyers Club - Kasus Prita dan Ipad, Salah Siapa ? di www.youtube.com.


Di atas adalah 1 bagian dari 9 video, masih dalam proses upload sisanya "2-9" bisa langsung meluncur ke youtube dan search keyword : Jakarta Lawyers Club - Kasus Prita dan Ipad, Salah Siapa ?

Mudah"an ini bukan pengalihan kasus, karena seperti biasa yang terjadi untuk menutup kasus ya dengan kasus yang lain. Dan yang sebagai kambing hitam pastilah masyarakat awam yang selama ini diam saja, padahal dari masyarakat inilah wahai yang duduk di atas kalian ini mendapat gaji. Jangan sampai semua masyarakat yang turun untuk menuntut keadilan dan mengadili pada tempatnya. Seharusnya sebuah aturan itu mampu berfungsi dan bermanfaat untuk masyarakat pada umumnya, bukan mempersempit ruang gerak yang seharusnya.

Jangan" tulisan ini bisa jadi bumerang coz ada beberapa pihak yang merasa di rugikan dan mungkin juga alasan" lain yang bisa di jadikan tuntutan, alamak... cam mana kl begitu. Sepertinya tempat satu"nya dan paling aman adalah berkeluh kesah ke Allah SWT.

Labels: ,


Bookmark this post to del.icio.us Digg this post! Bookmark this post to Yahoo! My Web Bookmark this post to Furl feedburner yoga.web.id

Newer Posts | yoga.web.id Home | yoga.web.id Older Posts | yoga.web.id