<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d7085352943394720033\x26blogName\x3dYoga+Ailala\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_HOSTED\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://www.yoga.web.id/search\x26blogLocale\x3den\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://www.yoga.web.id/\x26vt\x3d203247384878346064', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Banner

Memanfaatkan waktu dengan baik

Wednesday, May 11, 2011

Melihat dunia ini seperti sebuah sandiwara yang beraneka ragam mimik yang terkadang membuat diri tertawa dan kadang kala geleng" kepala. Bisa di temui dalam kehidupan ini tingkah orang dewasa yang seperti anak kecil yang baru mengenal dunia dan seperti baru belajar dan memahami makna dunia. Sebaliknya seorang bocah lebih bisa memandang, memahami dan mengerti keadaan dan kenyataan.
Mungkin untain kalimat di atas sebagian menganggap "bahasa langit" dalam arti belum sepenuhnya bisa di mengerti maksud dan tujuan dari sepenggal coretan di atas. Pada intinya ini hanyalah baitan tulisan tentang kehidupan  ini yang memaparkan permainan dan kenyataan yang kita hadapi dalam ruang waktu.

Waktu... sebagian orang menganggap waktu adalah uang.
Waktu... sebagian orang menganggap waktu adalah kekuasaan.
Waktu... sebagian orang menganggap waktu adalah percintaan.
Waktu... sebagian orang menganggap waktu penuh kenikmatan.
Waktu... sebagian orang menganggap waktu penuh kesedihan.
Waktu... sebagian orang menganggap waktu merupakan penantian.
    Waktu akan di artikan berbagai dan berbeda versi walaupun beberapa beranggapan sama tetapi hal ini tidak terlepas dari apa yang mereka miliki dan hadapi dalam kehidupan masing". Waktu terbaik akan berbeda dari mereka yang merasakan, tapi sebagian besar pasti waktu terbaik adalah mendapatkan sesuatu. Misal mendapatkan tempat sekolah yang terbaik, mendapatkan pasangan yang setia, mendapatkan pekerjaan, mendapatkan jabatan atau kedudukan, mendapatkan uang yang besar, mendapatkan anak yang baik, dan mendapatkan hal" lain yang merupakan sebuah kenikmatan.

    Tetapi sebagian dari kita akan tidak bisa menerima yang mereka dapatkan bila pikiran dan hati belum bisa membuka diri pada apa yang mereka peroleh, ya tengok saja mereka yang sedang putus cinta so karena dalamnya fokus pikiran dan hati maka pintu" jiwa tertutupi dengan keputusasaan dan membuat semakin dalamnya penderitaan, padahal mereka itu terkadang memiliki segala"nya yang belum tentu orang lain miliki.

    Bila bicara mengenai kehidupan ini maka tidak ada habis"nya kejadian dan kenyataan yang orang hadapi, satu waktu dalam sehari kehidupan satu manusia saja sudah bisa menghabiskan satu tumpukan kertas bila di jabarkan.

    Waktu terbaik adalah saat kita menjadi berarti untuk orang lain. Baik hal kecil ataupun besar yang kita lakukan dan bermanfaat untuk orang lain akan memberikan dampak yang sangat besar untuk diri kita ataupun orang lain saat ini dan di kemudian hari.

    Dalam waktu 24 jam ada seorang yang bisa memanfaatkan waktu dan berarti untuk sangat banyak orang, ada yang bisa bermanfaat untuk sebagian orang, ada yang bisa bermanfaat untuk lingkungan masyarakat, kantor, sekolah, dan rumah tangga. Tapi yang menyedihkan adalah manusia yang untuk dirinya sendiri saja tidak bermanfaat apalagi untuk orang lain.

    Kita ini sering menyibukkan diri untuk menyiarkan tentang jati diri, keahlian, kebisaan, kehebatan, apa yang kita miliki, apa yang kita lakukan dan semua tentang diri kita. Jarang sekali kehidupan yang hanya sekali ini di sibukkan untuk orang lain. Padahal di kehidupan yang semakin dewasa ini harusnya kita sudah bisa bermanfaat untuk orang lain, bukannya memperburuk kehidupan orang lain dengan ejekan, keluhan, menghalangi kebahagian, dan terparah adalah mengambil jatah yang harusnya orang lain miliki dan dapatkan.

    Memanfaatkan waktu dengan baik bisa dengan belajar ilmu pengetahuan yang nantinya ilmu itu bisa bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Dengan tenaga, pikiran dan jiwa juga bagian modal yang bisa kita tawarkan pada waktu untuk lebih baik mengisi setiap detik yang terus berjalan maju.

    Ya ... semoga kita semua bisa memanfaatkan dan mengisi waktu ini dengan baik dan lebih baik lagi setiap harinya. Jangan biarkan waktu ini berlalu dengan sia" dan tiada guna ... mulailah dari sekarang untuk lebih menghargai waktu dengan bijaksana dan bertanggung jawab

    Apakah kita bisa bicara dan tampil apa adanya dalam mengisi waktu ini ?

    Labels:


    Bookmark this post to del.icio.us Digg this post! Bookmark this post to Yahoo! My Web Bookmark this post to Furl feedburner yoga.web.id

    Newer Posts | yoga.web.id Home | yoga.web.id Older Posts | yoga.web.id