<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d7085352943394720033\x26blogName\x3dYoga+Ailala\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_HOSTED\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://www.yoga.web.id/search\x26blogLocale\x3den\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://www.yoga.web.id/\x26vt\x3d203247384878346064', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Banner

Perubahan diri untuk lebih baik

Tuesday, September 27, 2011

Perubahan menjadi bagian dari sesuatu baik wujud, sifat, maupun keadaan dari suatu benda maupun makhluk hidup. Segalanya selalu berubah yang ada di alam semesta ini, yang tidak berubah hanyalah kata perubahan itu sendiri. Barang dan benda matipun akan berubah seiring waktu berganti, begitupun dengan makhluk hidup termasuk manusia di dalamnya.

Keadaan dan situasipun selalu berubah, entah itu karena ulah dari manusia ataupun perubahan keadaan karena alam dan kehendak sang pencipta. Perubahan selalu terbentur pada 2 kutub yang berbeda, yaitu kutup positif dan negatif. Dalam perubahan positif adalah perubahan yang menuju lebih baik, baik fungsi maupun dampaknya. Sebaliknya kutub negatif adalah perlawanan dari perubahan positif yang mengakibatkan keterpurukan baik fungsi maupun kegunaannya.

Manusiapun dalam sejarah ber-evolusi dari jaman prasejarah menjadi jaman bersejarah dengan beberapa teori yang telah kita kenal. Keadaan suatu bangsa berubah sesuai keadaan dan kepentingan tertentu, dari jaman kebodohan berganti jaman kekuasaan, lalu berganti jaman teknologi bermasyarakat yang saling bekerja sama dalam memenuhi kehidupan.
Segala bentuk perubahan yang terjadi pada sekitar diri kita harus bisa kita sikapi dengan baik dan mengikuti perkembangannya, hal ini di karenakan bila kita tidak cukup memiliki ilmu, keahlian dan ketrampilan yang cukup berarti untuk menyikapi perubahan maka diri kita tidak akan mampu hidup lebih baik dalam jaman yang terus berkembang. Mau tidak mau harus di upayakan perubahan diri untuk lebih baik dalam menyongsong kehidupan ini, tujuannya tidak lain adalah agar kesejahteraan, kebahagian dan keselamatan dapat tercapai.
Perubahan yang paling mendasar dalam menyikapi perubahan keadaan adalah merubah diri sendiri menjadi lebih baik, dari yang malas berubah menjadi giat dan semangat baik dalam belajar menuntut ilmu ataupun bekerja. Perubahan dari sifat-sifat yang buruk menjadi pribadi yang baik budi pekertinya dan perubahan lain yang pada intinya mengupayakan semaksimal mungkin potensi diri yang kita miliki, baik pikiran, emosi dan spiritual.

Alangkah baik dan indahnya bila setiap diri manusia saling melengkapi untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik, yang memiliki banyak ilmu mau berbagi dan mengajarkan ilmunya dan yang bodoh harus mulai membuka diri untuk mau belajar dan menerima ilmu apapun yang baik dan berguna. Jangan sudah bodoh tidak mau belajar dan merasa cukup dengan ilmu yang dimilikinya lalu sok tau dan merasa dirinya benar ditambah tidak mau membuka diri dengan sesuatu yang baru walaupun positif untuk dirinya, sungguh kasihan sekali orang seperti ini ... bukankah kebahagian itu seiring bertambahnya ilmu ??? lalu ilmu bertambah bila di amalkan!
Perubahan diri yang paling terlihat adalah sifat dan sikap seseorang dalam menyikapi sesuatu, liat saja mereka yang terbelit dengan masalah. Dalam menyikapi masalah ada yang santai saja karena mereka yakin dapat menyelesaikannya karena memiliki peta jalan keluar dari ilmu yang dimilikinya, lalu bandingkan dengan mereka yang runyam saat terkena masalah dan tidak tau jalan keluar karena tidak memiliki ilmu yang cukup untuk menyelesaikannya. Jadi sudah taukah betapa pentingnya ilmu dalam menghadapai perubahan ???
Coretan dari sebuah weblog Yoga ini hanyalah goresan keyboard yang tidak bermaksud menggurui atau memiliki sesuatu yang lebih, tapi hanya ingin mengajak untuk bersama-sama saling melengkapi dan berbagi. Coz mencoba untuk bicara apa adanya dan senang bisa saling berbagi. :)

Labels:


Bookmark this post to del.icio.us Digg this post! Bookmark this post to Yahoo! My Web Bookmark this post to Furl feedburner yoga.web.id
  1. Blogger Muhammad Ihsan | September 27, 2011 at 7:44 PM |  

    wah artikel yg menarik ^^ i like it :)

Leave your response

Newer Posts | yoga.web.id Home | yoga.web.id Older Posts | yoga.web.id