<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d7085352943394720033\x26blogName\x3dYoga+Ailala\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_HOSTED\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://www.yoga.web.id/search\x26blogLocale\x3den\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://www.yoga.web.id/\x26vt\x3d203247384878346064', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Banner

Siapakah sesungguhnya Setan itu ?

Tuesday, August 16, 2011

Apakah setan itu makhluk dengan wajah yang jelek dan menyeramkan, tidak bisa terlihat alias makhluk gaib yang seenaknya saja menampakkan diri dan menakuti atau merusak kehidupan makhluk yang lain. Atau sesosok makhluk yg seram hitam bertanduk dikepalanya kedua matanya merah gigi tajam dan memiliki ekor dengan ujungnya seperti anak panah "ini seperti logo freebsd".


Ya pikiran setan seperti itu memang sudah hal yang biasa coz lingkungan ini yang membentuk diri kita mengetahui apa yang kita lihat dan orang" tau sebelumnya. Di media Televisi sering sering film cerita Horor yang mengedepankan makhluk" pilihan yang menyeramkan tapi terkadang malah lucu bila di tonton, dan ini biasa manusia menyebutnya Setan dalam film tersebut. Hal inilah yang menjadikan pelajaran secara tidak langsung kita berfikir setan itu seperti itu.

Tapi pertanyaannya apakah setan itu seperti itu pada kenyataannya, siapakah sesungguhnya setan itu ?

Banyak simpang siur orang berbicara seputar setan ini, berbagai versi dan alasan" yang dapat di jadikan referensi untuk memperkuat definisi setan itu. Menurut Encyclopedia Britannica kata setan sebenarnya berasal dari bahasa Ibrani yg berarti “musuh”, biasanya ditujukan kepada jenis Jin yg ingkar dan melakukan bisikan jahat terhadap manusia.

Dahulu ada seorang teman bertanya kepada saya, apa itu setan ? lalu menjawab seperti di atas, ternyata teman tadi hanya memancing. Lalu teman tadi beritahu untuk membuka Kitab Suci AlQuran surah An-nas yang isi bacaannya :

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ
مَلِكِ النَّاسِ
إِلَهِ النَّاسِ
مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ
الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ
مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ
Artinya :
Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
Raja manusia.
Sembahan manusia.
dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi,
yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.
dari (golongan) jin dan manusia.

Dari surah tersebut di jelaskan bahwa Setan itu terdiri dari golongan Jin dan juga golongan manusia. Masih banyak lagi yang bisa membuktikan hal ini diantaranya Al-Quran dan hadis Nabi yaitu :
Kami jadikan para Nabi itu musuh-musuh setan yaitu dari jenis manusia dan Jin - Qs. 6 al-an’am : 112
Sungguh aku melihat setan-setan Jin dan manusia lari dari Umar - Hadis Riwayat Tirmidzi
Maka dari sini juga ada indikasi bahwa yg namanya setan itu tidak selamanya identik dgn Iblis. Lalu muncul lagi sebuah pertanyaan yaitu :
Dalam Hadis Riwayat Bukhari dari Abu Hurairah, “Adalah Rasulullah memberi kabar gembira kepada para sahabatnya dengan bersabda: “Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa di dalamnya; pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat "setan-setan terbelengu"; juga terdapat pada bulan ini malam yang lebih baik dari pada seribu bulan, barang siapa tidak memperoleh kebaikannya maka dia tidak memperoleh apa-apa.”
Coba itu Setan diikat ... tapi kok masih banyak sekali setan yang berkeliaran kesana kemari dan melakukan perbuatan seperti yang menjadi sifat setan, kl di ibaratkan jin yang membangkang di ikat oleh Allah, lalu bagaimana dengan manusia yang jelas nyata tidak terikat dan diantaranya masih sebagian dengan sifat ataupun sikap setannya ? apa penjelasan dari riwayat hadis tersebut ?

Bila dari ceramah atau para kyai dan ustad, mereka menjawab itu bisa di ibaratkan seperti mike tyson yang sedang bertinju, walaupun sudah tidak berlatih tetapi masih bisa bertinju dan memukul dengan ganas hal ini karena hasil dari latihan yang sebelumnya. Begitu juga dengan setan yang sudah sukses melatih sehingga walaupun di belenggu tetapi hasil dari latihan dari setan sudah melekat, makanya masih banyak perbuatan setan pada bulan ramadhan yang tampak.

Dari hadis tersebut bisa di maknai bahwa setan-setan yang terbelenggu itu karena kesadaran manusia begitu tinggi, jadi bagaikan terbelenggu.

Apakah kita seperti manusia seutuhnya atau masuk kedalam golongan setan yang di hari kemudian di tempatkan di neraka ... hanya anda yang dapat menilai diri anda sendiri dengan kesaksian Allah SWT.

Labels: ,


Bookmark this post to del.icio.us Digg this post! Bookmark this post to Yahoo! My Web Bookmark this post to Furl feedburner yoga.web.id

Newer Posts | yoga.web.id Home | yoga.web.id Older Posts | yoga.web.id