<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d7085352943394720033\x26blogName\x3dYoga+Ailala\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_HOSTED\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://www.yoga.web.id/search\x26blogLocale\x3den\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://www.yoga.web.id/\x26vt\x3d203247384878346064', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Banner

Ada kemauan ada jalan

Sunday, April 3, 2011

Terkadang kita disudutkan pada keadaan dimana kesulitan dan masalah datang silih berganti, lalu sepertinya pintu-pintu jalan keluar juga menyempit dan sulit menemukan titik terang dari peliknya yang di hadapi. Hal ini berlaku bagi semua orang tidak pandang bulu, baik yang kaya atau yang miskin, orang dewasa atau anak kecil, yang tampan atau yang jelek, dan petinggi ataupun kalangan bawah.

Perbedaannya terletak pada masalah yang di hadapi dan bagaimana cara menyikapinya. Anak muda biasa di hadapkan pada masalah pendidikan dan percintaan, lalu orang dewasa pada umumnya di hadapkan pada masalah pekerjaan, dan yang lain di hadapkan pada situasi dan kondisi di lingkungannya masing-masing.

Lalu bagaimana cara kita menyikapi setiap permasalahan yang di hadapi ?
Ada kemauan ada jalan, ya itulah yang mesti dan harus kita tanamkan pada diri kita. Hal tersebut memotifasi kita untuk gerak dan bergerak terus dengan cepat. Tidak hanya tubuh atau fisik saja tetapi pikiran dan hati juga harus di ikutsertakan sehingga menimbulkan semangat yang tinggi yang akan menghajar/menerjang halangan yang merintangi.
Jangan menjadi orang yang pasrah dan tidak berbuat apa", apalagi menunggu datangnya keberuntungan ... ini hal yang sering menjadi darah daging seorang pemalas lalu mengatasnamakan rizki atau belum beruntung dan juga menanamkan pada dirinya belum waktunya mendapatkan kebahagian ataupun kenyamanan. Bukankah seharusnya berusaha semaksimal mungkin yang bisa di usahakan, lalu terus berusaha memperbaiki usaha, barulah memasrahkan hasilnya.

Coba anda pikir bila anda mengajak seseorang untuk melakukan sesuatu yang positif, lalu tiba" dia menjawab tidak bisa tidak bisa tidak bisa ... padahal di coba saja belum. Bukankah para penemu di dunia ini awalnya tidak bisa, lalu mereka mencoba dan mencoba, dan mereka mendapatkan kesalahan" yang berulang lalu masalah" tapi pada akhirnya mereka menciptakan sesuatu hal yang menakjubkan yang orang lain tidak pikirkan sebelumnya. Dan anda tau apa kata penemu ??? mereka bilang "hasil temuan/ciptaannya merupakan perbaikan-perbaikan dari kesalahan yang sebelumnya".

Semoga wacana yoga.web.id yang ringkas ini menjadi jalan untuk membuka pikiran kita yang sempit ini, dan memberikan motivasi juga semangat yang membara dan membuat anda bergerak cepat dan menghasilkan sesuatu yang tepat. Belajar dan teruslah belajar, lalu bertanggung jawablah minimal pada diri sendiri, dan juga jangan lupa untuk berbagi dan membantu sesama karena kita tidak hidup sendiri dan tidak mungkin bisa hidup sendiri ... kl tidak percaya, saat anda sakit parah atau mati siapa coba yang mengurusi ??? :)

Labels:


Bookmark this post to del.icio.us Digg this post! Bookmark this post to Yahoo! My Web Bookmark this post to Furl feedburner yoga.web.id

Newer Posts | yoga.web.id Home | yoga.web.id Older Posts | yoga.web.id